Muse

Muse
Abs

Rabu, 20 Februari 2008

Tentang cyber crime


Dapat dikatakan bahwa jaringan komputer telah melingkupi dunia dan terkoneksi melalui internet.Dengan kemajuan tehnologi informasi dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas diberbagai bidang.Dalam era kemajuan tehnologi di cyber space juga menimbulkan bermacam implikasi yang dipergunakan oleh para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.Terkoneksinya internet secara global membuat para pelaku kejahatan melakukan perbuatan yang bersifat melawan hukum di cyber space.

Kata lainnya bahwa tindak kejahatan dapat dilakukan dengan komputer sebagai medium seperti kejahatan kartu kredit, money laundering , perjudian on line, penipuan, pemerasan dll. Hal mana dengan kemajuan dibidang komputerisasi juga para pelaku kejahatan ingin memasuki system orang lain secara ilegal, hacking, cracking , membuat dan menyebarkan program yang bersifat merusak, penyerangan terhadap system operasional.

Dalam bidang Intellectual Property Rights (Hak Cipta ) juga merupakan hal yang perlu diamankan karena banyaknya program komputer ,film, rekaman suara yang di download tanpa izin .FBI menempatkan Cyber Crime menjadi prioritas dalam penanganan kasus demikian juga di Australia dan negara-negara Asean, hal ini dibuktikan dengan bermacam-macam cyber law yang telah dberlakukan.

Cyber crime bukan merupakan tindak pidana yang menimbulkan "fear of crime" namun dampaknya sangat besar dalam dunia tehnologi infor masi, perdagangan, perbankan dsb. Cyber crime merupakan transnational crime yang memerlukan penanganan yang serius dari aparat penegak hukum..

cara membatasi cracker dengan teknik DOS


Secara umum teknik DDOS akan menyebabkan terjadinya denial of servis pada konektifitas jaringan akibat ketersediaan bandwith yang dimiliki dibanjiri oleh paket data dari beberapa sumber dengan tujuan yang sama dan waktu yang relatif bersamaan, untuk itu kita memerlukan penerapan "transparent firewall" yang bisa anda implementasikan dengan system operasi linux, dengan menyertakan / melakukan konfigurasi untuk aplikasi :
1. Bridge.
2. NTOP.
3. Portsentry
4. CBQ / HTB.
Mengapa perlu disertakan CBQ / HTB ?
untuk melakukan limitansi terhadap paket data yang masuk.
Bridging ; agar terbentuk mode bridge sebagai pelapis antara server dan internet.
NTOP untuk monitoring link dan informasi tambahan via web.
Portsentry untuk melakukan blocking terhadap portscan dan attack attempt awal.
Walaupun tidak secara penuh mengatasi DDOS tapi hal ini cukup dapat membantu, untuk proses proteksi dan identifikasi masalah, ada baiknya juga kita meminta provider untuk membantu mengatasi dengan melakukan blocking dari sisi upstream.

plus 44

plus 44
gotic